https://deli.times.co.id/
Berita

BRIN Paparkan Tantangan dalam Mitigasi dan Pencegahan Sinkhole

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:24
BRIN Paparkan Tantangan dalam Mitigasi dan Pencegahan Sinkhole Tim dari Badan Geologi, Kementerian ESDM melakukan kajian sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (FOTO: Muhammad Zulfikar/ANTARA)

TIMES DELI, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam mitigasi sinkhole adalah sulitnya mendeteksi tanda-tanda awal kemunculannya. 

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari memaparkan bahwa proses pembentukan rongga berlangsung perlahan dan terjadi di bawah permukaan tanah, sehingga tidak mudah dikenali secara visual.

Namun demikian, keberadaan rongga batugamping sebenarnya dapat diidentifikasi melalui survei geofisika.

Menurut Adrin, metode seperti gayaberat, georadar dan geolistrik dapat digunakan untuk memetakan sebaran, kedalaman, dan ukuran rongga di bawah tanah. 

"Metode ini memberikan gambaran citra kondisi bawah permukaan sehingga potensi sinkhole bisa diantisipasi lebih dini," ungkapnya. 

Adrin juga menegaskan pentingnya pendekatan berbasis sains dalam memahami dan mengantisipasi fenomena sinkhole.

Terdapat metode rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan untuk mencegah pembentukan sinkhole di daerah batugamping. 

Metode tersebut adalah cement grouting, yaitu menginjeksi semen, mortar atau bahan kimia tertentu untuk mengisi rongga yang ada di lapisan batugamping bawah permukaan.

Pertama-tama, jelas Adrin, dilakukan pemboran dari permukaan hingga kedalaman tertentu di mana terdapat rongga, lalu material semen, mortar atau bahan kimia diinjeksi melalui pipa injeksi yang terpasang di dalam lubang bor tersebut.

Injeksi material grouting menggunakan pompa bertekanan. Tekanan dan volume injeksi dipantau dengan cermat agar tidak merusak struktur batuan di sekitar rongga. 

"Lalu dilalukan pengecekan efektifitas grouting melalui uji permeabilitas atau pengujian geofisika lainnya untuk memastikan rongga sudah terisi dan stabilitas lapisan batuan sudah meningkat," tuturnya.

Adrin berharap masyarakat dan pemerintah daerah di kawasan rawan dapat lebih waspada serta memanfaatkan kajian geologi dan survei geofisika sebagai dasar perencanaan tata ruang dan mitigasi risiko bencana geologi. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Deli just now

Welcome to TIMES Deli

TIMES Deli is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.